PGN SAKA Kebut Proyek Lapangan Sidayu Jadi 12 Bulan

Jum'at, 13 November 2020 - 14:36 WIB
Pjs Direktur Utama PGN Saka, Susmono Soetrisno mengutarakan, initial production dari Lapangan Sidayu ini diharapkan mencapai sekitar 7.000 BOPD untuk minyak dan sekitar 3,9 MMSCFD untuk gas dari 3 (tiga) sumur produksi. Rencananya, produksi dari Lapangan Sidayu tersebut akan terhubung dengan fasilitas produksi yang ada melalui pipa bawah laut.

"Pelaksanaan proyek ini merupakan bentuk komitmen PGN SAKA sesuai persetujuan POD SKK Migas dalam kegiatan ekplorasi dan ekploitasi Minyak dan Gas Bumi Nasional untuk berkontribusi dalam pemenuhan pasokan energi untuk Indonesia di tengah Pandemi COVID-19 dan harga minyak yang turun. Semangat untuk berkontribusi ini membuat PGN Saka melakukan percepatan waktu pengerjaan proyek dari 17 Bulan menjadi 12 Bulan, dimana target first oil Lapangan Sidayu yaitu pada pertengahan tahun 2021," kata Susmono di Jakarta, Jumat (13/11/2020).

(Baca Juga: SKK Migas Sebut Bisnis Eksplorasi Migas Penuh Risiko )

Kepala Divisi Manajemen Proyek dan Pemeliharaan Fasilitas SKK Migas Lucky Yusgiantoro mengapresiasi, percepatan pembangunan proyek sehingga first oil dapat direalisasi pada pertengahan tahun 2021. Percepatan ini akan berdampak pada efisiensi budget dan memberikan kontribusi yang optimal pada penerimaan negara.

“Percepatan ini dilakukan di saat yang tepat karena dapat memberikan tambahan produksi pada saat harga minyak mulai meningkat. Semoga capaian yang baik pada proyek ini memberi semangat SAKA untuk meningkatkan investasinya di hulu migas Indonesia untuk mendukung capaian target jangka panjang yaitu merealisasi1 juta barrel minyak dan 12.000 MMSCFD gas di 2030 ,” kata Lucky.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!