Gara-Gara Salah Ketik, Heboh Soal Kepemilikan Saham DKI di Perusahaan Bir
Jum'at, 13 November 2020 - 19:06 WIB
Langkah yang sama juga dilakukan oleh PT Saham Raya Registra. Dalam isi suratnya PT Saham Raya menyatakan bahwa telah terjadi kesalahan penempatan angka pada kolom yang seharusnya pada laporan tersebut.
"Atas Kesalahan ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan akan mengambil langkah-langkah pencegahan agar hal ini tidak terjadi lagi," tulis surat yang diteken oleh Lusiany Lugina, Direktur PT Raya Saham Registra.
Kedua surat ini merespons keterbukaan informasi yang diunggah pada tanggal 9 November lalu yang menimbulkan kehebohan. Pasalnya, dalam keterbukaan informasi itu dicatat bahwa Pemda DKI mememiliki saham DLTA sebesar 58,33%. Sementara, saham San Miguel Malayasia sebesar 26,25%. ( Baca juga:Buronan Pelaku Curanmor di Parung Ditembak Polisi )
Selain kedua surat koreksi tadi, diunggah pula data kepemilikan saham yang menginformasikan bahwa saham Pemda DKI di perusahaan bir itu tidak mengalami penambahan seperti yang ramai diperbincangkan. Saham Pemda DKI tetap sebesar 26.25%.
"Atas Kesalahan ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan akan mengambil langkah-langkah pencegahan agar hal ini tidak terjadi lagi," tulis surat yang diteken oleh Lusiany Lugina, Direktur PT Raya Saham Registra.
Kedua surat ini merespons keterbukaan informasi yang diunggah pada tanggal 9 November lalu yang menimbulkan kehebohan. Pasalnya, dalam keterbukaan informasi itu dicatat bahwa Pemda DKI mememiliki saham DLTA sebesar 58,33%. Sementara, saham San Miguel Malayasia sebesar 26,25%. ( Baca juga:Buronan Pelaku Curanmor di Parung Ditembak Polisi )
Selain kedua surat koreksi tadi, diunggah pula data kepemilikan saham yang menginformasikan bahwa saham Pemda DKI di perusahaan bir itu tidak mengalami penambahan seperti yang ramai diperbincangkan. Saham Pemda DKI tetap sebesar 26.25%.
(uka)
Lihat Juga :