Pengusaha Jabar Sebut Kenaikan UMK Bisa Bikin Perusahaan Tutup
Sabtu, 14 November 2020 - 10:15 WIB
Dia meminta, pembahasan tripartit yang saat ini sedang berjalan menemukan solusi bersama. Buruh bisa menyampaikan sendiri bagaimana kondisi di tempatnya bekerja. Apakah produksi berjalan normal atau masih tersendat. ( Baca juga:Mohamed Salah Positif Corona, Liverpool Meradang )
Deddy menyebut, saat ini kondisi ekonomi masih diterpa resesi. Pertumbuhan ekonomi akibat daya beli rendah. Hal itu bisa ditunjukkan dengan rendahnya inflasi di Jabar. Bahwa masyarakat belum banyak melakukan pembelian barang, akibat minimnya pendapatan.
"Industri kita tidak dalam kondisi baik. Silahkan lihat ke pabrik sendiri, produksi hanya jalan 30% hingga 50%. Ini memang karena tidak ada pesanan. Namanya industri, kalau ada pesanan pasti akan jalan, ini tidak ada. Artinya, industri belum pulih," imbuh dia.
Deddy menyebut, saat ini kondisi ekonomi masih diterpa resesi. Pertumbuhan ekonomi akibat daya beli rendah. Hal itu bisa ditunjukkan dengan rendahnya inflasi di Jabar. Bahwa masyarakat belum banyak melakukan pembelian barang, akibat minimnya pendapatan.
"Industri kita tidak dalam kondisi baik. Silahkan lihat ke pabrik sendiri, produksi hanya jalan 30% hingga 50%. Ini memang karena tidak ada pesanan. Namanya industri, kalau ada pesanan pasti akan jalan, ini tidak ada. Artinya, industri belum pulih," imbuh dia.
(uka)
Lihat Juga :