Terungkap! China Masih Jadi Tujuan Utama Ekspor Produk RI
Senin, 16 November 2020 - 15:16 WIB
Baca Juga: Ekspor Bisa Pulih Lebih Cepat Seiring Membaiknya Permintaan di China
Secara rinci, peningkatan ekspor nonmigas Oktober 2020 jika dibandingkan dengan September 2020 terjadi ke sebagian besar negara tujuan utama. Misalnya saja China USD234,7 juta. Selanjutnya, Malaysia USD65,8 juta, Italia USD24,9 juta hingga Jerman USD20,0 juta.
Kemudian ada Belanda USD14,2 juta, Thailand USD12,7 juta, India USD10,4 juta. Lalu ada Jepang dan Korea Selatan dengan masing-masing senilai USD3,6 juta dan USD0,4 juta. Sedangkan negara yang mengalami penurunan adalah Singapura USD60,1 juta,Amerika Serikat USD49,6 juta, Australia USD47,4 juta, serta Taiwan USD39,4 juta. "Demikian juga ke Australia dan Kenya termasuk 5 besar tujuan ekspor kita yang turun," kata Setianto. Secara keseluruhan, total ekspor ketiga belas negara tujuan utama di atas naik 2%. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) pada Oktober 2020 mencapai USD1.149,4 juta, naik 15,99% dibanding September 2020.
Secara rinci, peningkatan ekspor nonmigas Oktober 2020 jika dibandingkan dengan September 2020 terjadi ke sebagian besar negara tujuan utama. Misalnya saja China USD234,7 juta. Selanjutnya, Malaysia USD65,8 juta, Italia USD24,9 juta hingga Jerman USD20,0 juta.
Kemudian ada Belanda USD14,2 juta, Thailand USD12,7 juta, India USD10,4 juta. Lalu ada Jepang dan Korea Selatan dengan masing-masing senilai USD3,6 juta dan USD0,4 juta. Sedangkan negara yang mengalami penurunan adalah Singapura USD60,1 juta,Amerika Serikat USD49,6 juta, Australia USD47,4 juta, serta Taiwan USD39,4 juta. "Demikian juga ke Australia dan Kenya termasuk 5 besar tujuan ekspor kita yang turun," kata Setianto. Secara keseluruhan, total ekspor ketiga belas negara tujuan utama di atas naik 2%. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) pada Oktober 2020 mencapai USD1.149,4 juta, naik 15,99% dibanding September 2020.
(nng)
Lihat Juga :