Hore Dampak Buruk Covid-19 Sudah Berakhir, Tapi Menkeu Minta Waspadai Gelombang Kedua
Rabu, 18 November 2020 - 16:47 WIB
Menkeu Sri Mulyani. Foto/Dok.Sindonews
JAKARTA- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan dampak terburuk Covid-19 sudah berakhir. Hal ini terlihat dari, ekonomi Indonesia sudah mulai pulih di kuartal III/2020 meski masih berada di zona negatif.
Realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2020 yaitu minus 3,49% atau tumbuh 5,05% dibandingkan kuartal II yang minus 5,32%. "Kita melihat yang terburuk telah berakhir, terutama pada kuartal II tahun ini ketika kontraksi sangat dalam, tetapi kami melihat rebound pada kuartal III. Kami masih sangat berhati-hati karena Covid masih ada," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (18/11/2020).
(Baca juga: Surplus Neraca Dagang Belum Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi)
Namun begitu, dia mengaku masih mengkhawatirkan potensi terjadinya gelombang kedua atau second wave seperti yang sudah terjadi di negara-negara eropa.
Realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2020 yaitu minus 3,49% atau tumbuh 5,05% dibandingkan kuartal II yang minus 5,32%. "Kita melihat yang terburuk telah berakhir, terutama pada kuartal II tahun ini ketika kontraksi sangat dalam, tetapi kami melihat rebound pada kuartal III. Kami masih sangat berhati-hati karena Covid masih ada," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (18/11/2020).
(Baca juga: Surplus Neraca Dagang Belum Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi)
Namun begitu, dia mengaku masih mengkhawatirkan potensi terjadinya gelombang kedua atau second wave seperti yang sudah terjadi di negara-negara eropa.
Lihat Juga :