Langkah Sektor Perbankan Tahun Depan Masih Akan Tertatih-tatih

Rabu, 18 November 2020 - 17:35 WIB
"Dua faktor inilah yang menyebabkan pertumbuhan dana masyarakat cukup tinggi. Sedangkan kredit masih tumbuh sekitar 1%," tuturnya.

Tantangan lainnya di tahun depan adalah kemungkinan restrukturisasi akan diperpanjang. Langkah itu berarti membuat bank tidak mendapatkan income antara 10% hingga 20% dari total kreditnya. "Artinya, perbankan tidak mudah untuk bisa recovery dengan pertumbuhan kredit yang terbatas. Yang kedua juga keuntungan akan semakin terkena dampak," jelas Aviliani. ( Baca juga:Bupati Bogor, Camat hingga Panitia Akan Diperiksa Polisi Terkait Kegiatan Habib Rizieq )

Dia menuturkan, pemulihan ekonomi tahun depan juga akan sangat bergantung pada kecepatan distribusi vaksin Covid-19. Meski pemerintah bisa mengeksekusi vaksinasi di tahun depan, masih akan butuh waktu untuk kembali pulih.

"Biasanya memerlukan time lag agar perusahaan-perusahaan itu melakukan adjustment, demand melakukan adjustment. Itu masih butuh enam bulan lagi untuk pulih," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!