Pengunjung Alfamidi Menyusut Saat Pandemi, Laba Minus 2,82%
Rabu, 18 November 2020 - 21:44 WIB
Pada akhir kuartal 3 tahun 2020, perseroan mencatat pembukuan laba sebesar Rp137,47 Miliar. Sementara pada periode yang sama di tahun 2019, laba perseroan Rp141,46 Miliar.
"Sampai dengan Kuartal 3 tahun 2020, jumlah gerai Alfamidi adalah 1.746 yang terdiri dari 1.725 gerai reguler dan 21 gerai Alfamidi Supermarket. Angka ini naik 191 gerai dari jumlah di akhir 2019, yakni 1.555," ungkapnya.
Hingga akhir tahun 2020 ini, pihak Alfamidi menargetkan pendirian sebanyak 250 gerai. Masa pandemi Covid-19 yang panjang dan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat target sulit tercapai.
"Target perseroan, terlambatnya pembukaan gerai baru. Kemudian, mempengaruhi pendapatan kita. Saat ini, kita masih tumbuh 9,6% dari pendapatan, tapi pertumbuhan gerai kita 12%, jadi ada minus 3-4%," jelasnya.
(Baca Juga: Alfamidi Super Hadir di Kota Palopo, Pertama di Indonesia Timur )
"Sampai dengan Kuartal 3 tahun 2020, jumlah gerai Alfamidi adalah 1.746 yang terdiri dari 1.725 gerai reguler dan 21 gerai Alfamidi Supermarket. Angka ini naik 191 gerai dari jumlah di akhir 2019, yakni 1.555," ungkapnya.
Hingga akhir tahun 2020 ini, pihak Alfamidi menargetkan pendirian sebanyak 250 gerai. Masa pandemi Covid-19 yang panjang dan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat target sulit tercapai.
"Target perseroan, terlambatnya pembukaan gerai baru. Kemudian, mempengaruhi pendapatan kita. Saat ini, kita masih tumbuh 9,6% dari pendapatan, tapi pertumbuhan gerai kita 12%, jadi ada minus 3-4%," jelasnya.
(Baca Juga: Alfamidi Super Hadir di Kota Palopo, Pertama di Indonesia Timur )
Lihat Juga :