Kalau Mau Keblangsak, Abaikan Saja Tujuh Bocoran OJK Soal Kesalahan Berinvestasi Ini!
Jum'at, 20 November 2020 - 20:53 WIB
Menurut dia, perlu untuk menganalisis dengan matang kemungkinan keuntungan yang diperoleh dalam suatu periode beserta risiko yang mungkin terjadi. Keempat, jangka waktu, instrumen dan tujuan investasi tidak sesuai.
Setiap instrumen investasi memiliki karakteristik berbeda, ada yang untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Pilihlah instrumen yang cocok dengan kebutuhanmu. "Sesuaikan dengan jangka waktu berinvestasi dan tujuan yang ingin dicapai," sebut dia.
Kelima, tidak melakukan diversifikasi investasi. Jangan sampai menempatkan seluruh uang yang dimiliki pada satu instrumen investasi, karena jika instrumen tersebut mengalami kerugian maka risiko yang ditanggung akan semakin besar.
Keenam, tidak fokus ke rencana yang sudah dbuat. Menurut OJK, kedisiplinan diperlukan untuk dapat menghindari hal-hal yang membuat kabur tujuan dalam berinvestasi, karena mempertahankan lebih sulit daripada meraih kekayaan. ( Baca juga:Perhatikan Manfaat Nasi Merah dan Nasi Putih, Anda pIlih Mana? )
Ketujuh, tidak terlalu cepat mengambil keputusan. Hal ini merupakan kesalahan umum yang sering dilakukan oleh investor pemula. "Semangat yang terlalu tinggi tanpa melakukan pertimbangan yang matang memungkinkan salah dalam memutuskan, yang pada akhirnya menggagalkan kesempatan untuk mendapatkan imbal hasil yang tinggi," imbuh dia.
Setiap instrumen investasi memiliki karakteristik berbeda, ada yang untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Pilihlah instrumen yang cocok dengan kebutuhanmu. "Sesuaikan dengan jangka waktu berinvestasi dan tujuan yang ingin dicapai," sebut dia.
Kelima, tidak melakukan diversifikasi investasi. Jangan sampai menempatkan seluruh uang yang dimiliki pada satu instrumen investasi, karena jika instrumen tersebut mengalami kerugian maka risiko yang ditanggung akan semakin besar.
Keenam, tidak fokus ke rencana yang sudah dbuat. Menurut OJK, kedisiplinan diperlukan untuk dapat menghindari hal-hal yang membuat kabur tujuan dalam berinvestasi, karena mempertahankan lebih sulit daripada meraih kekayaan. ( Baca juga:Perhatikan Manfaat Nasi Merah dan Nasi Putih, Anda pIlih Mana? )
Ketujuh, tidak terlalu cepat mengambil keputusan. Hal ini merupakan kesalahan umum yang sering dilakukan oleh investor pemula. "Semangat yang terlalu tinggi tanpa melakukan pertimbangan yang matang memungkinkan salah dalam memutuskan, yang pada akhirnya menggagalkan kesempatan untuk mendapatkan imbal hasil yang tinggi," imbuh dia.
(uka)
Lihat Juga :