Kalau Mau Keblangsak, Abaikan Saja Tujuh Bocoran OJK Soal Kesalahan Berinvestasi Ini!

Jum'at, 20 November 2020 - 20:53 WIB
loading...
Kalau Mau Keblangsak,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan seseorang adalah dengan berinvestasi. Namun kadang kala banyak yang melakukan kesalahan sehingga investasi tidak membuahkan hasil seperti yang diinginkan.

Nah apa saja kesalahan yang perlu dihindari dalam berinvestasi? Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkannya. Kesalahan pertama yakni tdak memiliki tujuan investasi yang jelas. ( Baca juga:Lembaga Pengelola Investasi Amanat UU Cipta Kerja Diisi Profesional, Seleksi Dimulai )

Sebagian besar investor, terutama para pemula tidak memiliki tujuan yang jelas dalam berinvestasi. "Kebanyakan hanya ikut-ikutan, namun tidak mengerti instrumen yang digunakan untuk berinvestasi. Untuk itu investasi memerlukan tujuan yang jelas," kata Juru bicara OJK Sekar Djarot di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Kedua, tidak realistis terhadap risiko. Dalam berinvestasi, risiko selalu berbanding lurus dengan pertumbuhan hasil investasi. Semakin besar uang yang ditanamkan maka semakin besar juga risiko yang dihadapi.

Banyak investor yang tergiur dengan tingkat keuntungan yang tidak wajar, ditambah lagi apabila risiko yang ditawarkan minim. "Jangan sampai cepat tergiur dengan janji keuntungan yang tidak wajar," kata dia.

Ketiga, tidak melakukan analisis yang jelas. Sebelum memutuskan berinvestasi, sebaiknya melakukan perhitungan sebelum menempatkan dana dalam jumlah yang cukup besar pada suatu instrumen.

Menurut dia, perlu untuk menganalisis dengan matang kemungkinan keuntungan yang diperoleh dalam suatu periode beserta risiko yang mungkin terjadi. Keempat, jangka waktu, instrumen dan tujuan investasi tidak sesuai.

Setiap instrumen investasi memiliki karakteristik berbeda, ada yang untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Pilihlah instrumen yang cocok dengan kebutuhanmu. "Sesuaikan dengan jangka waktu berinvestasi dan tujuan yang ingin dicapai," sebut dia.

Kelima, tidak melakukan diversifikasi investasi. Jangan sampai menempatkan seluruh uang yang dimiliki pada satu instrumen investasi, karena jika instrumen tersebut mengalami kerugian maka risiko yang ditanggung akan semakin besar.

Keenam, tidak fokus ke rencana yang sudah dbuat. Menurut OJK, kedisiplinan diperlukan untuk dapat menghindari hal-hal yang membuat kabur tujuan dalam berinvestasi, karena mempertahankan lebih sulit daripada meraih kekayaan. ( Baca juga:Perhatikan Manfaat Nasi Merah dan Nasi Putih, Anda pIlih Mana? )

Ketujuh, tidak terlalu cepat mengambil keputusan. Hal ini merupakan kesalahan umum yang sering dilakukan oleh investor pemula. "Semangat yang terlalu tinggi tanpa melakukan pertimbangan yang matang memungkinkan salah dalam memutuskan, yang pada akhirnya menggagalkan kesempatan untuk mendapatkan imbal hasil yang tinggi," imbuh dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: 4...
Tips MotionTrade: 4 Langkah Wajib Saat Terindikasi Penipuan Investasi
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 9: Hidup Mila Semakin Rumit, Elin Masih Dihantui Mantan Suaminya
Telepon dari Customer...
Telepon dari Customer Bikin Syok! Siapa Sosok yang Sebenarnya Dibonceng Ojol Ini?
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved