6 Jam di Gedung Putih, Luhut: Saya Tidak Pernah Membayangkan

Selasa, 24 November 2020 - 07:07 WIB
“Ini adalah oleh-oleh yang besar karena keberadaan AS sebagai negara industri maju akan berpengaruh penting bagi perkembangan SWF di Tanah Air,” kata Luhut.

(Baca juga : 25 Seniman Bola Barcelona Terhebat Jebolan Akademi La Masia )

Selain pejabat Gedung Putih, kata Luhut, ternyata banyak investor yang bertemu dengannya untuk mengetahui perkembangan Indonesia, terlebih setelah disahkannya UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Luhut juga membahas penanganan pandemi Covid-19 dengan sahabatnya dari IMF dan World Bank untuk pemulihan ekonomi nasional, dan kelestarian lingkungan hidup.

“Berbagai respons baik saya terima selama kunjungan di sana adalah buah dari budaya dan adat ketimuran serta visi Presiden Jokowi yang sangat dikagumi oleh pemimpin negara manapun,” ujarnya. ( Baca juga:AS dengan Militernya Bela 'Musuh-musuh' China dalam Sengketa Laut China Selatan )

Luhut yakin, Indonesia akan selalu menjadi mitra strategis bagi negara sahabat, tak terkecuali AS dalam ekonomi maupun geopolitik, siapapun presidennya. Dirinya ingin terus menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintahan AS berikutnya demi terbukanya peluang kerja sama yang luas di berbagai bidang.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!