Ngeri! Ngantuk Masih Jadi Biang Kerok Tingginya Tabrakan Maut di Jalan Tol
Rabu, 25 November 2020 - 16:13 WIB
Ilustrasi kecelakaan maut di jalan tol. FOTO/ANTARA
JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi menyebutkan bahwa ada segelintir persoalan yang perlu diantisipasi di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Salah satunya adalah kasus kecelakaan yang terjadi di tahun 2019-2020. Tahun 2019, di ruas Bakauheni-Terbangi Besar, sejumlah kecelakaan mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 139 jiwa dan 199 korban luka-luka.
"Di tahun 2020, total kejadian kecelakaan di JTTS ada 78 kasus. 21 kasus kecelakaan disebabkan oleh pengendara yang mengantuk," ujar Budi dalam video virtual di Jakarta, Rabu(25/11/2020).
Baca Juga: Dua Kecelakaan dalam Sebulan, Taiwan Kandangkan Seluruh Jet Tempur F-16
Selain masalah kecelakaan, Dirjen Hubdar menyoroti penanganan kendaraan over dimensi dan over loading yang berujung pada sejumlah kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil. "Terutama truk-truk yang mengangkut barang overload ya," tambahnya.
"Di tahun 2020, total kejadian kecelakaan di JTTS ada 78 kasus. 21 kasus kecelakaan disebabkan oleh pengendara yang mengantuk," ujar Budi dalam video virtual di Jakarta, Rabu(25/11/2020).
Baca Juga: Dua Kecelakaan dalam Sebulan, Taiwan Kandangkan Seluruh Jet Tempur F-16
Selain masalah kecelakaan, Dirjen Hubdar menyoroti penanganan kendaraan over dimensi dan over loading yang berujung pada sejumlah kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil. "Terutama truk-truk yang mengangkut barang overload ya," tambahnya.
Lihat Juga :