Undang Investor Asing Masuk RI, Jokowi Pamer Omnibus Law di WEF
Rabu, 25 November 2020 - 21:11 WIB
Dia mengatakan bahwa Indonesia sendiri telah melakukan beberapa terobosan. Di antaranya memanfaatkan biodiesel B-30. Selain itu mengembangkan green diesel D100 dari bahan kelapa sawit yang menyerap 1 juta ton sawit produksi petani. Kemudian memasang ratusan ribu Pembangkit Listrik Tenaga Surya di atap rumah tangga. Termasuk juga mengolah biji nikel menjadi baterai litium yang dapat digunakan di ponsel dan mobil listrik. "Semua upaya tersebut akan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja baru yang sekaligus berkontribusi pada pengembangan energi masa depan," ujarnya.
Baca Juga: Waduh Biyung! 2,1 Juta Korban PHK Gagal Daftar Kartu Prakerja
Lebih lanjut Jokowi menyebut bahwa tahun 2021 akan menjadi tahun yang penuh peluang bagi Indonesia untuk berpartisipasi dalam kebangkitan perekonomian dunia. Indonesia mendukung dunia dengan membangun ekosistem investasi yang jauh lebih baik dengan melakukan perbaikan ekosistem regulasi dan birokrasi secara besar-besaran. Selain itu Indonesia juga memberikan insentif bagi investasi yang sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan. Dia juga menjamin kondisi sosial dan politik yang stabil. "Saya mengundang masyarakat dunia untuk bergabung dan menanamkan investasi di Indonesia, untuk membangun ekonomi dunia yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan resilient," pungkasnya.
Baca Juga: Waduh Biyung! 2,1 Juta Korban PHK Gagal Daftar Kartu Prakerja
Lebih lanjut Jokowi menyebut bahwa tahun 2021 akan menjadi tahun yang penuh peluang bagi Indonesia untuk berpartisipasi dalam kebangkitan perekonomian dunia. Indonesia mendukung dunia dengan membangun ekosistem investasi yang jauh lebih baik dengan melakukan perbaikan ekosistem regulasi dan birokrasi secara besar-besaran. Selain itu Indonesia juga memberikan insentif bagi investasi yang sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan. Dia juga menjamin kondisi sosial dan politik yang stabil. "Saya mengundang masyarakat dunia untuk bergabung dan menanamkan investasi di Indonesia, untuk membangun ekonomi dunia yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan resilient," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :