Bank Wakaf Mikro Perlu GCG agar Tak Senasib Lembaga Zakat Formal

Kamis, 26 November 2020 - 08:33 WIB
Lalu, perlu mencapai economies of scale. Kesulitan utama dari viability (kelangsungan hidup) dan sustainability (keberlanjutan) bisnis institusi mikro keuangan adalah biaya operasional yang tinggi hasil dari monitoring cost yang sangat tinggi karena memantau risiko yang sangat tinggi dari para nasabah yang tidak memiliki kolateral fisik.

Monitoring cost tinggi karena adanya weekly meetings antara manajemen BWM dan grup nasabah karena di sanalah terjadi transaksi penagihan utang oleh manajemen BWM, pembayaran utang dan penyetoran tabungan dan asuransi takaful oleh nasabah. ( Baca juga:Mobil-mobil Supercar nan Mewah dalam Kehidupan Diego Maradona )

"BWM harus cerdik menemukan satu titik agar operasional bisa mencapai economies of scale sehingga biaya operasional bisa turun," katanya.

Serta, di era seperti sekarang ini, khususnya adanya corona, digitialisasi di semua lini bisnis sangat krusial dan utama. BWM harus bisa upgrade melakukan digitalisasi dalam hal pengumpulan dana pihak ketiga, pembiayaan, operasional, dan pengembangan usaha nasabah.

"Digitalisasi sangat penting khususnya dalam hal pengumpulan dana pihak ketiga (ZISWAF) sehingga dana yang terkumpul bisa dari mana saja," bebernya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!