2025, BI Targetkan 1.000 Korporatisasi UMKM

Jum'at, 27 November 2020 - 07:00 WIB
Dia mengatakan, korporatisasi ini penting untuk peningkatan akses pasar, khususnya terkait ekspor, dan peningkatan akses pembiayaan. "Selain itu juga untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dimana secara umum, SDM berkualitas hanya tertarik pada unit bisnis yang memiliki badan usaha," terang Sugeng.

Ditambah lagi, ada transfer kepemilikan dan liabilitas terbatas. Sugeng juga membeberkan beberapa hal yang menjadi modalitas program ini. "Modalitas pertama adalah kesamaan lokal atau kepentingan antar UMKM, lalu ada kelembagaan atau kelompok yang menaungi atau menjadi konsorsium bagi UMKM," jelasnya.

Baca Juga: Perluas Pasar Pangan Lokal, Kementan Dorong UMKM Go Digital

Sambung dia menyampaikan, modalitas lainnya adalah memiliki tujuan untuk meningkatkan skalabilitas usaha secara signifikan dengan cara menghasilkan produk yang sama (commonalities) atau saling melengkapi (complementaries). "Lalu ada penguatan kapasitas usaha, yang termasuk digitalisasi, dan kerjasama yang saling menguntungkan, sekaligus ada kesepakatan terkait aturan kelompok," pungkas Sugeng.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!