2025, BI Targetkan 1.000 Korporatisasi UMKM

Jum'at, 27 November 2020 - 07:00 WIB
loading...
2025, BI Targetkan 1.000...
FOTO/SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng menyebutkan bahwa BI menargetkan 1.000 program korporatisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia di tahun 2025. Rinciannya, 100 program di tahun 2021, 150 program di tahun 2022, 200 program di tahun 2023, 250 program di tahun 2024, dan 300 program di tahun 2025.

Korporatisasi UMKM adalah bentuk peningkatan kapasitas UMKM melalui pembentukan kelompok atau badan usaha, termasuk melalui integrasi-integrasi suatu rangkaian nilai bisnis untuk mencapai skala ekonomi dalam memperluas akses pasar dan pembiayaan.

"Program ini akan dilakukan untuk komoditas pangan, komoditas potensi ekspor, komoditas pendukung pariwisata, wirausaha, dan penerima bansos," ujar Sugeng secara virtual dalam Indonesia Creative Cities Festival Bali 2020 di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Baca Juga: Partisipasi UMKM ke Rantai Pasok Global Jadi PR Indonesia

Dia mengatakan, korporatisasi ini penting untuk peningkatan akses pasar, khususnya terkait ekspor, dan peningkatan akses pembiayaan. "Selain itu juga untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dimana secara umum, SDM berkualitas hanya tertarik pada unit bisnis yang memiliki badan usaha," terang Sugeng.

Ditambah lagi, ada transfer kepemilikan dan liabilitas terbatas. Sugeng juga membeberkan beberapa hal yang menjadi modalitas program ini. "Modalitas pertama adalah kesamaan lokal atau kepentingan antar UMKM, lalu ada kelembagaan atau kelompok yang menaungi atau menjadi konsorsium bagi UMKM," jelasnya.

Baca Juga: Perluas Pasar Pangan Lokal, Kementan Dorong UMKM Go Digital

Sambung dia menyampaikan, modalitas lainnya adalah memiliki tujuan untuk meningkatkan skalabilitas usaha secara signifikan dengan cara menghasilkan produk yang sama (commonalities) atau saling melengkapi (complementaries). "Lalu ada penguatan kapasitas usaha, yang termasuk digitalisasi, dan kerjasama yang saling menguntungkan, sekaligus ada kesepakatan terkait aturan kelompok," pungkas Sugeng.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved