Go Online! Strategi Jitu Industri Kecantikan Bertahan di Tengah Badai Pandemi

Sabtu, 28 November 2020 - 06:12 WIB
“Untuk terus relevan bahkan di tengah pandemi, bisnis kecantikan harus mulai merambah ke online. Di Xendit, kami pun melihat semakin banyak bisnis kecantikan yang berintegrasi dengan kami,” kata Co-Founder dan COO Xendit, Tessa Wijaya.

(Baca juga: Peran Perempuan di Industri Teknologi Harus Lebih Besar )

Dia menjelaskan, Xendit memberikan kebebasan bagi pelanggan untuk memilih pembayaran yang paling sesuai untuk mereka, antara lain e-Wallet (OVO, Dana, Linkaja), virtual account, bahkan gerai ritel (Alfamart & Indomaret).

Pendiri Beauty of Saira, Saira Nasar, mengakui adanya peningkatan penjualan online selama pandemi. “Kami masih menjual produk kami seperti biasa melalui situs web dan media sosial kami. Saya rasa selama pandemi ini, penjualan online telah meningkat hingga 30% dengan sebagian besar pembayaran datang melalui virtual account,” tuturnya.

Walaupun situasi saat ini terbilang menantang, bisnis kecantikan harus terus menerapkan strategi jitu agar tidak semakin tertinggal. Bisnis kecantikan harus fokus terhadap pengembangan bisnis tanpa harus memikirkan hal-hal yang dapat diautomasi seperti menerima pembayaran.

(Baca juga: Solusi Pembiayaan Digital Saat Pandemi, Fintech Lending Didominasi UMKM )

“Salah satu dari banyak cara agar operasi kami tetap efisien adalah dengan mengotomatiskan sebanyak mungkin hal, seperti sistem pembayaran, dan menurunkan tenaga kerja yang diperlukan untuk menangani operasi yang sehat," jelas Saira.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!