Waduh! Penyaluran Kredit Perbankan Masih Melanjutkan Kontraksi

Senin, 30 November 2020 - 13:16 WIB
Sementara itu, Kl sektor PHR pada Oktober 2020 tumbuh sebesar -1,9% (yoy), turun lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya (-1,6%, yoy), khususnya pada perdagangan besar bahan bakar di DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

(Baca Juga: Duh, Pertumbuhan Kredit Sudah Terkontraksi Minus 0,47% )

Menurut Junanto, pertumbuhan Kredit Konsumsi (KK) pada Oktober 2020 melambat, dari 0,8% (yoy) pada bulan September 2020 menjadi 0,1% (yoy), disebabkan oleh perlambatan pada kredit KKB serta kredit multiguna.

Sementara itu, KMK masih melanjutkan pertumbuhan negatifnya meski tidak sedalam periode sebelumnya, dari -3,1% (yoy) pada September menjadi sebesar -2,7% (yoy) pada Oktober 2020, terutama pada sektor Industri Pengolahan dan sektor PHR. KMK sektor Industri Pengolahan pada Oktober 2020 tumbuh negatif sebesar -1,0% (yoy), tidak sedalam bulan sebelumnya (-1,7%, yoy).

"Perbaikan tersebut terutama terjadi pada kredit Industri Pupuk. Sementara, KMK sektor PHR juga tumbuh negatif, sebesar -4,8%(yoy), tidak sedalam pertumbuhan bulan September 2020 sebesar -5,5% (yoy), terutama bersumber dari perbaikan KMK subsektor Perdagangan eceran makanan, minuman, dan tembakau," beber dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!