Meski Laba Merosot, Maybank Tetap Keukeuh Sebar Dividen
Senin, 30 November 2020 - 18:59 WIB
Sementara, Group President & CEO, Datuk Abdul Farid Alias mengatakan Maybank telah berupaya untuk memitigasi dampak dari modification loss, penurunan suku bunga dan provisi yang lebih tinggi melalui berbagai inisiatif seperti memastikan pertumbuhan di segmen Community Financial Services, merealisasikan nilai dari beberapa investasi, mengurangi biaya pendanaan dan mengelola overhead secara ketat sambil memastikan Group untuk terus berinvestasi di bidang yang dibutuhkan.
(Baca Juga : Lima Jurus Kookmin Bank Bongsorkan Bukopin dalam Lima Tahun )
“Fokus kami ke depan adalah memanfaatkan kapabilitas manajemen risiko, operasional yang terdiversifikasi, dan kekuatan digital untuk mendorong bisnis kami di tahun mendatang. Pada saat yang sama, kami tetap berkomitmen untuk mendukung para pemangku kepentingan selama masa ini supaya mereka dapat tetap berjalan selalu,” jelasnya.
Group mencatat peningkatan kualitas aset dengan rasio Gross Impaired Loans (GIL) menurun menjadi 2,35% pada September 2020 dari 2,67% pada September 2019. Meskipun demikian, Group terus mempertahankan sikap proaktif untuk meningkatkan management overlay terhadap berbagai bisnis atau kreditur korporat yang masih belum pulih, serta terhadap sektor ritel yang mudah dipengaruhi oleh variabel makroekonomi yang melemah.
Pemantauan ketat atas portofolio kredit tetap menjadi prioritas, dan Group terus secara aktif bekerja sama dengan nasabah yang terdampak pada kondisi (lingkungan) bisnis yang menantang saat ini, untuk memberikan bantuan dan saran dalam mengelola kewajiban finansial mereka.
(Baca Juga : Lima Jurus Kookmin Bank Bongsorkan Bukopin dalam Lima Tahun )
“Fokus kami ke depan adalah memanfaatkan kapabilitas manajemen risiko, operasional yang terdiversifikasi, dan kekuatan digital untuk mendorong bisnis kami di tahun mendatang. Pada saat yang sama, kami tetap berkomitmen untuk mendukung para pemangku kepentingan selama masa ini supaya mereka dapat tetap berjalan selalu,” jelasnya.
Group mencatat peningkatan kualitas aset dengan rasio Gross Impaired Loans (GIL) menurun menjadi 2,35% pada September 2020 dari 2,67% pada September 2019. Meskipun demikian, Group terus mempertahankan sikap proaktif untuk meningkatkan management overlay terhadap berbagai bisnis atau kreditur korporat yang masih belum pulih, serta terhadap sektor ritel yang mudah dipengaruhi oleh variabel makroekonomi yang melemah.
Pemantauan ketat atas portofolio kredit tetap menjadi prioritas, dan Group terus secara aktif bekerja sama dengan nasabah yang terdampak pada kondisi (lingkungan) bisnis yang menantang saat ini, untuk memberikan bantuan dan saran dalam mengelola kewajiban finansial mereka.
(her)
Lihat Juga :