Pemerintah Gelontorkan Rp95,6 Triliun untuk Borong Vaksin
Senin, 07 Desember 2020 - 11:10 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengalokasikan anggaran untuk pengadanan vaksin Covid-19 hingga tahun 2021. Alokasi anggaran itu berdasarkan program pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pemerintah telah menganggarkan Rp53,1 triliun untuk pengadaan vaksin dalam PEN. Sedangkan, alokasi anggaran pada 2021 sekitar Rp42,5 triliun sehingga total mencapai Rp95,6 triliun. ( Baca juga:Dikorupsi, Kemenkeu Bakal Awasi Ketat Bansos )
"Dari sisi penganggaran guna mendukung penanganan Covid, telah dialokasikan untuk tahun anggaran 2020 dalam program PEN untuk bidang kesehatan sebesar Rp96,17 triliun," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Senin (7/12/2020).
Untuk anggaran pengadaan vaksin akan masuk ke dalam anggaran kesehatan pada program PEN senilai Rp169,7 triliun. Anggaran vaksin itu juga akan dialokasikan pemerintah di tahun depan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pemerintah telah menganggarkan Rp53,1 triliun untuk pengadaan vaksin dalam PEN. Sedangkan, alokasi anggaran pada 2021 sekitar Rp42,5 triliun sehingga total mencapai Rp95,6 triliun. ( Baca juga:Dikorupsi, Kemenkeu Bakal Awasi Ketat Bansos )
"Dari sisi penganggaran guna mendukung penanganan Covid, telah dialokasikan untuk tahun anggaran 2020 dalam program PEN untuk bidang kesehatan sebesar Rp96,17 triliun," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Senin (7/12/2020).
Untuk anggaran pengadaan vaksin akan masuk ke dalam anggaran kesehatan pada program PEN senilai Rp169,7 triliun. Anggaran vaksin itu juga akan dialokasikan pemerintah di tahun depan.
Lihat Juga :