Holding BUMN Pangan Terealisasi 2021, Ini Tahapan Pembentukannya
Senin, 07 Desember 2020 - 16:52 WIB
"Sudah kita kerjakan dan proses setelah pemerseroan kita akan lanjutkan dengan merger beberapa BUMN pangan yang sejenis bisnisnya," ujar Arief dalam sesi wawancara dengan sebuah stasiun TV, Senin (7/12/2020).
Proses yang akan dilakukan selanjutnya adalah melakukan in brand (merek) dari produk holding BUMN Pangan tersebut. Ke depannya, manajemen Holding juga akan membuat masterplan yang menyajikan semua kontribusi anggota BUMN Pangan sehingga ada sinergi dan konektivitas semua lini bisnis sektor pangan dari hulu ke hilir yang terdiri atas 16 perusahaan tersebut.
"Jadi nanti kita akan buat suatu masterplan, di mana dari proses input hingga hilir harus menyajikan semua kontribusi dari BUMN pangan hari ini. Contoh ada Pertani dan Sang Hyang Seri yang bidangnya hampir sama, bekerja untuk memproduksi benih. Dan satunya lagi memproduksi padi," kata dia.
Sebelumnya, Erick menegaskan ihwal komoditas yang menjadi fokus Holding Pangan yang dipimpin RNI adalah beras, jagung, gula, ayam, sapi kambing, ikan, cabai, bawang merah, dan garam.
(Baca Juga: Sektor Peternakan Nasional Butuh Bantuan, Holding BUMN Pangan Jadi Harapan)
Proses yang akan dilakukan selanjutnya adalah melakukan in brand (merek) dari produk holding BUMN Pangan tersebut. Ke depannya, manajemen Holding juga akan membuat masterplan yang menyajikan semua kontribusi anggota BUMN Pangan sehingga ada sinergi dan konektivitas semua lini bisnis sektor pangan dari hulu ke hilir yang terdiri atas 16 perusahaan tersebut.
"Jadi nanti kita akan buat suatu masterplan, di mana dari proses input hingga hilir harus menyajikan semua kontribusi dari BUMN pangan hari ini. Contoh ada Pertani dan Sang Hyang Seri yang bidangnya hampir sama, bekerja untuk memproduksi benih. Dan satunya lagi memproduksi padi," kata dia.
Sebelumnya, Erick menegaskan ihwal komoditas yang menjadi fokus Holding Pangan yang dipimpin RNI adalah beras, jagung, gula, ayam, sapi kambing, ikan, cabai, bawang merah, dan garam.
(Baca Juga: Sektor Peternakan Nasional Butuh Bantuan, Holding BUMN Pangan Jadi Harapan)
Lihat Juga :