Distributor Mur dan Baut Ini Bersiap Jual Saham di Bursa

Senin, 07 Desember 2020 - 20:35 WIB
“Kami akan lepas sekitar 20-30 persen saham. Sebelumnya, tentu perusahaan akan diaudit terlebih dahulu. Untuk, underwriter-nya kami belum menentukan,” ujar Meritha di Jakarta, Senin (07/12/2020).

Direktur Marketing JEKA Charles menerangkan, untuk sampai ke tahapan IPO, pihaknya terus meningkatkan kemampuan pegawai, membenahi mekanisme kerja, meningkatkan penjualan dengan memanfaatkan platform digital, dan relokasi tempat penjualan.

Namun, JEKA belum mau membocorkan target besaran dana yang diperoleh dari IPO tersebut. IPO ini, menurutnya, diperlukan dalam ekspansi untuk pengakuan brand dan eksistensi perusahaan.

Dia menambahkan, dana hasil IPO rencana akan digunakan untuk membuka pabrik di Pulau Jawa. Sementara ini, untuk pendanaan masih melalui pinjaman perbankan.

“Kami ingin buat produk sendiri. Jadi nantinya tidak mengandalkan impor dari luar negeri. Pembukaan pabrik ini tentunya menyerap banyak tenaga kerja,” tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!