Saatnya Industri Kreatif Rebut Pasar Global

Selasa, 08 Desember 2020 - 10:11 WIB
Jokowi juga mengatakan bahwa kecintaan rakyat Indonesia terhadap produk dalam negeri adalah kunci mendorong kemajuan produk dalam negeri. Bahkan, dia menyebut hal ini bisa menekan defisit transaksi berjalan.

“Jika 270 juta rakyat Indonesia bangga mencintai membeli dan menggunakan produk-produk buatan Indonesia maka akan membantu menekan defisit transaksi berjalan. Akan membuat industri kreatif nasional berkembang cepat dan pesat,” katanya. (Baca juga: Penanganan Terkini Kanker Usus Besar)

Dia mengatakan hal ini akan berdampak sangat besar bagi perekonomian Indonesia. Rantai pasok yang panjang akan membuka industri turunan terutama sektor UMKM .

“Ini akan membuka lapangan kerja baru yang semakin banyak dan berkontribusi pada percepatan pemulihan ekonomi nasional,” tuturnya.

Lebih lanjut Jokowi meminta agar Gerakan Bangga Buatan Indonesia harus disertai dengan gerakan peningkatan kualitas dan daya saing. “Dua gerakan harus dilakukan secara bersama melalui pengembangan ekosistem dan rasa percaya diri sebagai bangsa yang besar, yang mencintai negerinya,” tandasnya.

Sementara itu, upaya pemerintah meringankan beban UMKM melalui restrukturisasi kredit, subsidi bunga dan pinjaman baru melalui perbankan mulai berdampak positif. Setelah bisa bertahan, sebagian UMKM mulai menunjukkan perbaikan kinerja keuangan. (Baca juga: 14 SMP Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka Bersama Siswa)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!