China Jadi Investor Terbesar RI, Orang Ini Ketakutan
Selasa, 08 Desember 2020 - 13:12 WIB
"Dari tahun 2011 sampai 2020, Location of improper payment nomer satu adalah China , disusul Brazil, India, Mexico, Russia, lalu Indonesia. Saya takut when Chinese the become, the biggest investor in Indonesia," ujarnya.
(Baca Juga: Luhut: Kadang Kita Nyinyir, Tapi Indonesia Tidak Bisa Terlepas dari China )
Sekedar informasi, negara tirai Bambu itu, menduduki peringkat kedua setelah Singapura dalam Investasi di tanah air. Investasi China di Indonesia meningkat 9 persen pada semester I/2020 yakni menjadi USD2,4 miliar dari USD2,2 miliar pada semester I/2019.
Sementara itu Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan pernah mengatakan, kepada generasi milenial bahwa pengaruh China tidak bisa dibendung yang merupakan salah satu kekuatan di dunia. Pengaruh China sangat besar terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia begitu.
"Jadi supaya anak muda tahu nih, ekonomi China ini hampir 18% pengaruhnya ke ekonomi global. Apabila Amerika Serikat (AS) 25%. Maka dari itu, suka tidak suka China merupakan kekuatan dunia yang tidak bisa diabaikan," ujar Luhut dalam diskusi virtual di Jakarta.
(Baca Juga: Luhut: Kadang Kita Nyinyir, Tapi Indonesia Tidak Bisa Terlepas dari China )
Sekedar informasi, negara tirai Bambu itu, menduduki peringkat kedua setelah Singapura dalam Investasi di tanah air. Investasi China di Indonesia meningkat 9 persen pada semester I/2020 yakni menjadi USD2,4 miliar dari USD2,2 miliar pada semester I/2019.
Sementara itu Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan pernah mengatakan, kepada generasi milenial bahwa pengaruh China tidak bisa dibendung yang merupakan salah satu kekuatan di dunia. Pengaruh China sangat besar terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia begitu.
"Jadi supaya anak muda tahu nih, ekonomi China ini hampir 18% pengaruhnya ke ekonomi global. Apabila Amerika Serikat (AS) 25%. Maka dari itu, suka tidak suka China merupakan kekuatan dunia yang tidak bisa diabaikan," ujar Luhut dalam diskusi virtual di Jakarta.
(akr)
Lihat Juga :