Luhut: Kadang Kita Nyinyir, Tapi Indonesia Tidak Bisa Terlepas dari China
Senin, 22 Juni 2020 - 14:49 WIB
loading...
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menerangkan, Indonesia tidak bisa lepas dari pengaruh dari China. Foto/SINDO Photo
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menerangkan, Indonesia tidak bisa lepas dari pengaruh dari China. Pasalnya pengaruh negeri Tirai Bambu -julukan China- terhadap perekonomian global sangat besar, namun Ia mengungkapkan hubungan Indonesia dan China sering jadi nyinyiran baik terkait investasi dan tenaga kerja.
"Dampak Covid-19 ini ada dampak di Tiongkok, kita nyinyir lihat Tiongkok. Tiongkok itu 18% mengontrol ekonomi dunia. Kita suka tidak suka saya harus sampaikan, kita ndak bisa ignore keberadaan dia (China). Nah ini punya dampak. Apalagi jarak kita dekat dengan dia," ujar Luhut saat rapat dengan Badan Anggaran DPR, Senin (22/6/2020).
(Baca Juga: Menko Luhut: Suka Tidak Suka, China Kekuatan Dunia )
Menurutnya letak geografis yang berdekatan antara Indonesia dengan China juga menjadi salah satu faktor yang membuat perekonomian Indonesia tak dapat terlepas dari China. Tidak hanya China, Luhut menekankan Indonesia juga berhubungan dengan negara lainnya, baik dengan negara Timur Tengah dan Amerika Serikat.
"Apalagi jarak kita dekat dengan dia sehingga kita harus memelihara dalam soft power antara bagaimana kita berhubungan dengan Timur Tengah, bagaimana dengan Tiongkok, bagaimana dengan Amerika Serikat," kata dia.
"Dampak Covid-19 ini ada dampak di Tiongkok, kita nyinyir lihat Tiongkok. Tiongkok itu 18% mengontrol ekonomi dunia. Kita suka tidak suka saya harus sampaikan, kita ndak bisa ignore keberadaan dia (China). Nah ini punya dampak. Apalagi jarak kita dekat dengan dia," ujar Luhut saat rapat dengan Badan Anggaran DPR, Senin (22/6/2020).
(Baca Juga: Menko Luhut: Suka Tidak Suka, China Kekuatan Dunia )
Menurutnya letak geografis yang berdekatan antara Indonesia dengan China juga menjadi salah satu faktor yang membuat perekonomian Indonesia tak dapat terlepas dari China. Tidak hanya China, Luhut menekankan Indonesia juga berhubungan dengan negara lainnya, baik dengan negara Timur Tengah dan Amerika Serikat.
"Apalagi jarak kita dekat dengan dia sehingga kita harus memelihara dalam soft power antara bagaimana kita berhubungan dengan Timur Tengah, bagaimana dengan Tiongkok, bagaimana dengan Amerika Serikat," kata dia.
Lihat Juga :