BLT Jadi Obat Kenaikan Cukai Rokok Bagi Buruh dan Petani Tembakau

Kamis, 10 Desember 2020 - 21:30 WIB
Bantuan Langsung Tunai (BLT) disiapkan pemerintah yang ditujukan kepada buruh tani tembakau dan buruh perusahaan rokok, dengan harapan bisa menjadi obat dari dampak kenaikan cukai rokok 12,5%. Foto/Dok
JAKARTA - Bantuan Langsung Tunai (BLT) disiapkan pemerintah yang ditujukan kepada buruh tani tembakau dan buruh perusahaan rokok, dengan harapan bisa menjadi obat dari dampak kenaikan cukai rokok 12,5% tahun depan. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menerangkan, BLT termasuk dari program pembinaan lingkungan sosial sebagai upaya mensejahterakan petani dan buruh.

"BLT-nya sebesar 5% untuk pelatihan profesi kepada buruh tani/buruh pabrik rokok termasuk bantuan modal usaha kepada buruh tani/buruh pabrik rokok yang akan beralih menjadi pengusaha UMKM," kata Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (10/12/2020).



(Baca Juga: Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Jamin Kesejahteraan Petani dan Buruh Industri Tembakau )

Lanjutnya, ada 10% untuk dukungan melalui program peningkatan kualitas bahan baku. Sedangkan alokasi lainnya yaitu sebesar 25% adalah untuk mendukung program jaminan kesehatan nasional. "Lalu 25% untuk mendukung penegakan hukum dalam bentuk program pembinaan industri, program sosialisasi ketentuan di bidang cukai," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!