Biden Effect Beri Angin Segar ke Mata Uang Rupiah

Senin, 14 Desember 2020 - 15:37 WIB
Potensi peningkatan uang beredar di AS juga akan memberikan tekanan pada the greenback. Selain itu, peningkatan arus masuk ke pasar emerging market seperti Indonesia telah menciptakan permintaan ekstra untuk mata uang domestik dengan semakin banyak investor asing yang membutuhkan mata uang lokal untuk melakukan investasi.

Baca Juga : Ekspor Perikanan Meningkat Tembus Rp20,57 Triliun

“Namun, dari saat ini dan seterusnya kami melihat upside yang terbatas untuk rupiah karena bank sentral sendiri tidak menginginkan jika mata uang terlalu kuat yang dapat membebani ekspor,” ucap Juky.

Oleh karena itu, dirinya memprediksi mata uang garuda tersebut akan diperdagangkan di kisaran Rp13.950-14.200 pada akhir tahun 2020.
(her)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!