PKK dan Dinas Perdagangan Persiapkan Produk UMKM Tembus Ekspor

Selasa, 15 Desember 2020 - 07:40 WIB
Salah seorang peserta, Jumiati Rahman (35) yang berhasil memproduksi abon kuda dan menjual produknya hampir ke seluruh kota besar di Indonesia bahkan menjadi barang bawaan setiap tamu dari luar negeri yang berkunjung ke Jeneponto . Ia menuturkan, cukup terbantu dengan berbagai inisiatif yang dilakukan pemerintah untuk mendorong usahanya mencapai pasar ekspor.

"Dorongan pemerintah kepada usaha kami sangat besar, kami diberi berbagai bimbingan teknis terkait meningkatkan nilai jual produk yang kami olah, bagaimana mengemas hingga informasi negara tujuan mana saja yang berminat dengan produk yang kami hasilkan," tuturnya di sela kegiatan coaching clinic yang ia ikuti.

Jumiati menuturkan, usaha abon ikan miliknya kini mampu menjual lebih dari 10 kilogram abon kuda dalam sebulan dengan omzet usaha mencapai lebih dari Rp5 juta.

"Modal usaha kami mulai dengan Rp1,5 juta, kini omzet kami sebulan sudah bisa lebih dari Rp5 juta," ungkapnya.

Baca Juga: Pelaku UMKM Harus Memanfaatkan Keberadaan UU Cipta Kerja

Ia menceritakan, produkai abon kuda sepenuhnya ia kerjakn dari rumah bersama lima orang pekerjanya. "Mulai dari proses beli daging kuda di pasar, kami proses secara alami hingga jadi abon dan kami kemas," sebutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!