BI Beberkan Alasan Tahan Suku Bunga di Level 3,75%
Kamis, 17 Desember 2020 - 20:19 WIB
“Ini melalui pembukaan sektor-sektor ekonomi produktif dan aman Covid-19, akselerasi stimulus fiskal, penyaluran kredit perbankan dari sisi permintaan dan penawaran, melanjutkan stimulus moneter dan makroprudensial, serta mengakselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan,” kata Perry di Jakarta, Kamis (17/12/2020).
Di samping kebijakan tersebut, Bank Indonesia menempuh pula langkah-langkah sebagai melanjutkan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah agar sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar.
“Memperkuat strategi operasi moneter untuk mendukung stance kebijakan moneter akomodatif,” katanya
Baca Juga : Suku Bunga Acuan BI Terendah Sepanjang Sejarah di Angka 3,75%
Lalu, memperkuat kebijakan makroprudensial akomodatif untuk mendorong peningkatan kredit/pembiayaan kepada sektor-sektor prioritas dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di tengah terjaganya ketahanan sistem keuangan.
Di samping kebijakan tersebut, Bank Indonesia menempuh pula langkah-langkah sebagai melanjutkan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah agar sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar.
“Memperkuat strategi operasi moneter untuk mendukung stance kebijakan moneter akomodatif,” katanya
Baca Juga : Suku Bunga Acuan BI Terendah Sepanjang Sejarah di Angka 3,75%
Lalu, memperkuat kebijakan makroprudensial akomodatif untuk mendorong peningkatan kredit/pembiayaan kepada sektor-sektor prioritas dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di tengah terjaganya ketahanan sistem keuangan.
Lihat Juga :