Di Tengah Pandemi, Usaha Mikro Bergerak Paling Lincah

Jum'at, 18 Desember 2020 - 14:14 WIB
Dalam kesempatan yang sama, Country Head Ninja Xpress Ignatius Eric Saputra menyampaikan bahwa sebagai mitra UKM, Ninja Xpress sejak awal telah menjalankan berbagai program dukungan pengembangan kapasitas UKM untuk mendorong keberlanjutan bisnis mereka selama pandemi.

"Kami terobsesi mendengar suara UKM negeri agar dapat berinovasi menghadirkan program yang tepat guna dan tepat sasaran. Laporan ini kami harapkan dapat menjadi acuan tidak hanya bagi Ninja Xpress, tetapi mitra UKM lainnya agar melakukan penyesuaian dengan kebutuhan serta permintaan yang ada di lapangan," tuturnya.

Sebagai informasi, responden laporan ini didominasi oleh usaha mikro dengan volume pengiriman yang relatif rendah dibawah 250 pengiriman per bulan (79%), dan 97% memiliki channel online. Pemilik usaha mikro sebagian besar adalah generasi milenial yang berdomisili di Jabodetabek dan Bandung dengan rata-rata pendapatan kurang dari 300 juta Rupiah (93%).

Jika dipilah berdasarkan sektor bisnis, responden kebanyakan memiliki usaha di bidang fesyen, tekstil dan aksesoris (58%), kuliner (15,3%), perawatan kulit dan kosmetik (8%), serta kesehatan (6,5%).

“Laporan ini mencakup berbagai macam tantangan yang dihadapi UKM lokal di tengah pandemi dan masa kenormalan baru, khususnya dalam isu finansial, promosi, distribusi, dan pengembangan SDM yang penting untuk disimak oleh akselerator UKM,” ujar Head of Automotive Transportation and Logistics Industry dari Markplus Inc Nadya Prasetyo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!