Ditilep Mensos, Sri Mulyani Ungkap Realisasi Bansos Tembus 80,73%

Senin, 21 Desember 2020 - 23:26 WIB
Selanjutnya, realisasi belanja subsidi sampai dengan akhir November 2020 mencapai Rp149,99 triliun atau 78,12% dari target pada APBN Perpres 72/2020, lebih rendah 15,63 % (yoy), terutama dipengaruhi oleh masih rendahnya harga minyak mentah (ICP).

(Baca Juga: Ada Dugaan Pihak Lain di Balik Kasus Pengadaan Bansos, PPATK Telusuri Aliran Dana )

APBN bekerja secara optimal sebagai instrumen kebijakan countercyclical di masa pandemi, tercermin dari Belanja Pemerintah Pusat yang tumbuh tinggi yang mencapai 20,49% (yoy), antara lain dipengaruhi oleh realisasi bantuan sosial yang mencapai Rp191,36 triliun atau sekitar 112,1% dari pagu APBN Perpres 72/2020.

Kemensos sendiri tercatat memiliki pertumbuhan realisasi belanja anggaran bansos paling tinggi, yaitu melonjak 136,9% yoy dari Rp52,7 triliun menjadi Rp124,7 triliun per 30 November 2020. Adapun, serapan belanja bansos paling besar untuk BST, bantuan sembako, dll senilai Rp45,8 triliun, lalu PBI JKN senilai Rp44,6 triliun, dan kartu sembako senilai Rp41,5 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!