Merger Bank Syariah BUMN Diharapkan Bisa Bersaing dengan Malaysia

Minggu, 27 Desember 2020 - 15:30 WIB
Menurut dia hal yang menjadi tugas bersama saat ini adalah mendorong jasa keuangan untuk masuk pada mata rantai industri halal. Lantaran, ekonomi dan keuangan syariah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dikembangkan secara parsial.

"Ekonomi ini tidak dapat berkembang secara optimal tanpa dukungan sektor keuangan, begitupun sektor keuangan tidak akan tumbuh tanpa permintaan sektor riil," ujarnya.

Dia menambahkan keuangan syariah di Indonesia merupakan salah satu sub-sektor yang berkembang cepat. Namun selama ini masih belum mampu memperbesar pangsa pasarnya.

Hingga Juni 2020, OJK mencatat market share keuangan syariah Indonesia masih sangat rendah, yaitu 9,63% atau secara nominal mencapai sekitar Rp1.608,50 triliun. Posisi ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 8,29% atau sekitar Rp1.335,41%.

Dari total aset tersebut keuangan syariah tahun 2020, masih didominasi pada sektor pasar modal syariah dengan aset mencapai Rp955,89 triliun atau 17,72% dari total market share pasar modal. Perbankan syariah hanya memiliki market share sekitar 6,18%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!