Menteri KKP yang Baru Dianggap Tak 'Sakti' dari Kepentingan Politik
Senin, 28 Desember 2020 - 14:39 WIB
Sakti Wahyu Trenggono (memegang senapan) ketika masih menjabat Wamenhan. Foto/Okezone
JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah melantik Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Sakti menggantikan Edhy Prabowo yang tersangkut kasus korupsi ekspor benih lobster.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Susan Herawati mengaku kecewa terhadap pilihan Presiden Jokowi itu. Menurut dia, Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru seharusnya bebas dari kepentingan atas kekuasaan. ( Baca juga:Menguji Kesaktian Menteri Sakti Mencabut Peraturan Bermasalah )
"Keputusan yang diambil tidak lepas dari membagi-bagi kekuasaan dengan kepentingan segelintir orang. Tentu memberikan kekecewaan yang luar biasa buat kita ini," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Senin (28/12/2020).
Susan melanjutkan, sosok yang dipilih mestinya yang paham dan berpihak terhadap masyarakat bahari. Sementara Menteri Trenggono dikenal sebagai pengusaha, politikus, dan terakhir menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Susan Herawati mengaku kecewa terhadap pilihan Presiden Jokowi itu. Menurut dia, Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru seharusnya bebas dari kepentingan atas kekuasaan. ( Baca juga:Menguji Kesaktian Menteri Sakti Mencabut Peraturan Bermasalah )
"Keputusan yang diambil tidak lepas dari membagi-bagi kekuasaan dengan kepentingan segelintir orang. Tentu memberikan kekecewaan yang luar biasa buat kita ini," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Senin (28/12/2020).
Susan melanjutkan, sosok yang dipilih mestinya yang paham dan berpihak terhadap masyarakat bahari. Sementara Menteri Trenggono dikenal sebagai pengusaha, politikus, dan terakhir menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan.
Lihat Juga :