Tak Cuma Pembangunan, Penanganan Perubahan Iklim Banyuwangi juga Diapresiasi Dunia

Senin, 28 Desember 2020 - 21:47 WIB
Sektor industri manufaktur Kabupaten Banyuwangi juga bergeliat. Banyuwangi sekarang berdiri pabrik PTN Inka. Beberapa pekan yang lalu, PT Inka berhasil melakukan ekspor perdana tiga lokomotif dan 15 unit gerbong kereta ke Filipina senilai Rp360 miliar.

Banyuwangi tak hanya menggeliatkan pembangunannya semata, namun daerah ini juga terus berusaha meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Terbukti, di tahun ini penanganan perubahan iklim Banyuwangi diapresiasi dunia dengan raihan skor C dalam pengisian kuisioner cities 2020.

Raihan keberhasilan itu disampaikan oleh A. Deni Daruri, founder Bumi Global Karbon (BGK), pada 8 Desember 2020 lalu. Carbon Disclosure Project (CDP) mengapresiasi laporan perubahan iklim dari Pemkab Banyuwangi.

Skor C berarti Banyuwangi memasuki level awareness terkait perubahan iklim, memiliki pemahaman terkait isu perubahan iklim dan dampak yang dihasilkan. "Skor C sendiri berarti Banyuwangi sudah berada dalam posisi yang sama dengan kota lain di Asia Tenggara dan Global dalam hal mitigasi perubahan iklim dan dalam posisi yang sama secara Global dalam hal adaptasi perubahan iklim," papar Deni di Jakarta, Senin (28/12).

Dikatakan Deni, CDP merupakan organisasi independen dunia dengan tingkat kredibilitas tinggi. Lembaga ini memegang koleksi data global terbesar mengenai perubahan iklim, hutan, dan air perusahaan dan wilayah serta menjadi jantung keputusan bisnis, investasi, serta kebijakan bisnis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!