Ini Nih Ternyata Biang Kerok Melejitnya Harga Tahu Tempe
Jum'at, 01 Januari 2021 - 09:55 WIB
"Kami mengapresiasi para anggota Gakoptindo yang tetap berproduksi dan telah membantu masyarakat dengan terus memasok tahu dan tempe untuk kebutuhan gizi terjangkau di saat pandemi ini," pungkas Suhanto.
(Baca Juga: Impor Tinggi, Perajin Tempe-Tahu Minta Produksi Kedelai Lokal Digenjot)
Sebelumnya, Ketua Umum Gabungan Koperasi Tempe dan Tahu Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin mengatakan, harga kedelai impor sudah naik hampir 50% dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini membuat para perajin tahu dan tempe kewalahan dan bahkan berencana mogok produksi.
Menyikapi harga kedelai yang terus naik dan berdampak pada melejitnya harga jual produksi tempe dan tahu, para perajin yang tergabung dalam Gakoptindo akan melakukan mogok produksi pada 1-3 Januari 2021.
(Baca Juga: Impor Tinggi, Perajin Tempe-Tahu Minta Produksi Kedelai Lokal Digenjot)
Sebelumnya, Ketua Umum Gabungan Koperasi Tempe dan Tahu Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin mengatakan, harga kedelai impor sudah naik hampir 50% dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini membuat para perajin tahu dan tempe kewalahan dan bahkan berencana mogok produksi.
Menyikapi harga kedelai yang terus naik dan berdampak pada melejitnya harga jual produksi tempe dan tahu, para perajin yang tergabung dalam Gakoptindo akan melakukan mogok produksi pada 1-3 Januari 2021.
(fai)
Lihat Juga :