Kontribusi Ekspor UMKM Diproyeksi Naik Jadi 15,12 Persen di 2021
Selasa, 05 Januari 2021 - 15:16 WIB
Ekspor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ditargetkan meningkat menjadi 15,12% pada tahun ini. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Meskipun tengah dilanda pandemi Covid-19, Kementerian Koperasi dan UKM optimis kontribusi ekspor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) akan meningkat menjadi 15,12% pada tahun 2021. Bahkan kontribusi UMKM tersebut diyakini meningkat lagi pada 2024 menjadi 21,60%.
Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM bidang ekonomi kerakyatan M Riza Damanik mengatakan, bahwa saat ini kontribusi ekspor UMKM hanya berkisar 14,37%. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah melalui KemenKop UKM telah memiliki peta jalan pengembangan koperasi dan UMKM 2021-2024.
(Baca Juga: Duh, Seluruh Sektor UMKM Terguncang Covid-19 di 2020)
"Kita ingin menggunakan peta jalan ini sebagai acuan Koperasi dan UMKM di masa depan. Kita optimis akan ada peningkatan signifikan hingga 2024," tegas Riza dalam pemaparan Outlook 2021 Adaptasi dan Transformasi KUMKM di Jakarta, Selasa (5/1/2021).
Menurut Riza, terdapat 6 indikator strategis untuk mewujudkan koperasi modern dan UMKM naik kelas serta sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Indikator tersebut adalah peningkatan kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) UMKM, PDB koperasi, ekspor UMKM, pertumbuhan start-up koperasi, koperasi modern dan UKM naik kelas.
"Kita dorong UMKM naik kelas, koperasi modern, sekaligus kewirausahaan semakin meningkat. Pada tahun 2021, kita menargetkan PDB UMKM menjadi 62,36%, PDB koperasi 7,54%, kontribusi ekspor UMKM 15,12%, pertumbuhan start-up berbasis inovasi dan teknologi 900 unit, 150 unit koperasi modern dan 0,55% UKM naik kelas," katanya.
Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM bidang ekonomi kerakyatan M Riza Damanik mengatakan, bahwa saat ini kontribusi ekspor UMKM hanya berkisar 14,37%. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah melalui KemenKop UKM telah memiliki peta jalan pengembangan koperasi dan UMKM 2021-2024.
(Baca Juga: Duh, Seluruh Sektor UMKM Terguncang Covid-19 di 2020)
"Kita ingin menggunakan peta jalan ini sebagai acuan Koperasi dan UMKM di masa depan. Kita optimis akan ada peningkatan signifikan hingga 2024," tegas Riza dalam pemaparan Outlook 2021 Adaptasi dan Transformasi KUMKM di Jakarta, Selasa (5/1/2021).
Menurut Riza, terdapat 6 indikator strategis untuk mewujudkan koperasi modern dan UMKM naik kelas serta sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Indikator tersebut adalah peningkatan kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) UMKM, PDB koperasi, ekspor UMKM, pertumbuhan start-up koperasi, koperasi modern dan UKM naik kelas.
"Kita dorong UMKM naik kelas, koperasi modern, sekaligus kewirausahaan semakin meningkat. Pada tahun 2021, kita menargetkan PDB UMKM menjadi 62,36%, PDB koperasi 7,54%, kontribusi ekspor UMKM 15,12%, pertumbuhan start-up berbasis inovasi dan teknologi 900 unit, 150 unit koperasi modern dan 0,55% UKM naik kelas," katanya.
Lihat Juga :