Tingkatkan Produktivitas Pertanian, PUPR Bangun Daerah Irigasi di Sawah Laweh

Rabu, 06 Januari 2021 - 11:48 WIB
(Baca juga:Curah Hujan Tinggi dan Sampah Jadi Pemicu Kerusakan Jaringan Irigasi di Simalungun)

“Pembangunan di Sawah Laweh Tarusan diharapkan akan meningkatkan produksi sektor pertanian di Kabupaten Pesisir Selatan, khususnya padi dari 2-3 ton/ha menjadi 5-6 ton/ha,” ujarnya.

Peningkatan layanan Bendung Batang Tarusan dilakukan dengan membangun jaringan irigasi Sawah Laweh Tarusan berupa saluran induk, saluran sekunder, dan bangunan irigasi lainnya untuk mengurangi tingkat kehilangan air yang mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani.

(Baca juga:Basuki Jamin Irigasi Lumbung Pangan di Kalteng Tidak Mampet)

Pada 2020, pembangunan di Sawah Laweh Tarusan dilaksanakan dalam 3 paket pekerjaan yakni Paket I meliputi pembangunan saluran primer dan bangunan irigasi senilai Rp38,7 miliar. Pekerjaannya dilaksanakan oleh kontraktor PT Gunung Tabor Perkasa dengan progres konstruksi saat ini mencapai 58,7%.

Selanjutnya Paket II dilakukan pengerjaan saluran sekunder dan bangunan irigasi senilai Rp41,7 miliar dengan kontraktor PT Matahari Terbit Group, progres konstruksi mencapai 59,11%. Kemudian pembangunan jaringan di Sawah Laweh Paket III berupa saluran primer dan bangunan talang di sepanjang saluran induk dengan anggaran Rp31,4 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!