Pembatasan Jawa-Bali Diperketat, Ekonomi RI Nyungsep Lagi?

Rabu, 06 Januari 2021 - 20:06 WIB
FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah kembali memperketat pembatasan aktivitas sosial di Jawa-Bali yang akan dilakukan pada tanggal 11 hingga 25 Januari 2020. Pembatasan dilakukan di wilayah-wilayah yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Lantas apakah pembatasan aktivitas lebih ketat tersebut membuat ekonomi RI kembali resesi?

Menurut Wakil Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Achmad Widjaja Indonesia toak ukur ekonomi bisa dilihat dari kesuksesan pemerintah dalam mendongkrak daya beli melalui berbagai stimulus. Di samping itu ekonomi juga bisa dilihat dari aktivitas pabrik di RI bukan dari pasar saham.



"Karena konsumsi kita rata-rata masih baik semua yang diberikan oleh pemerintah secara insentif baik melalui Bansos, PEN semua harus terorganisasi supaya enam bulan ke depan aman," ujar dia di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Baca Juga: Siap-siap! Transportasi Bakal Diatur Lebih Ketat Lagi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!