Pefindo Beri Peringkat AAA untuk Rencana Penerbitan EBA-SP dari SMF
Jum'at, 08 Januari 2021 - 00:50 WIB
Selain itu, dukungan kredit dalam bentuk rekening cadangan tambahan juga telah disiapkan untuk mengantisipasi penurunan lebih lanjut atas dampak pandemi yang berkepanjangan, serta untuk menjaga profil kredit agar sesuai dengan peringkat yang saat ini sudah diberikan.
"Kami akan terus waspada atas dampak pandemi terhadap kumpulan KPR yang disekuritisasi, skenario arus kas yang memungkin terjadi, dan kemampuan struktur EBA-SP untuk memenuhi kewajiban keuangan secara penuh dan tepat waktu kepada pemegang efek," katanya.
Skema surat partisipasi (SP) tersebut memiliki porsi kelas A sebesar-besarnya 91,4% dari total kumpulan aset yang disekuritisasi. Peringkat didasarkan pada kumpulan aset final yang memenuhi kriteria senilai Rp631 miliar.
(Baca juga: Mendominasi, Market Share Aset Bank Himbara Capai 41,59% )
Peringkat tersebut cerminan profil yang kuat dari aset yang disekuritisasi dengan rasio utang terhadap nilai jaminan (loan to value atau LTV) dan nilai pinjaman awal yang rendah, profil kuat dari penyedia jasa (servicer), dan adanya penguat kredit (credit enhancement) dalam bentuk EBA Kelas B, excess spread, dan cadangan likuiditas.
"Kami akan terus waspada atas dampak pandemi terhadap kumpulan KPR yang disekuritisasi, skenario arus kas yang memungkin terjadi, dan kemampuan struktur EBA-SP untuk memenuhi kewajiban keuangan secara penuh dan tepat waktu kepada pemegang efek," katanya.
Skema surat partisipasi (SP) tersebut memiliki porsi kelas A sebesar-besarnya 91,4% dari total kumpulan aset yang disekuritisasi. Peringkat didasarkan pada kumpulan aset final yang memenuhi kriteria senilai Rp631 miliar.
(Baca juga: Mendominasi, Market Share Aset Bank Himbara Capai 41,59% )
Peringkat tersebut cerminan profil yang kuat dari aset yang disekuritisasi dengan rasio utang terhadap nilai jaminan (loan to value atau LTV) dan nilai pinjaman awal yang rendah, profil kuat dari penyedia jasa (servicer), dan adanya penguat kredit (credit enhancement) dalam bentuk EBA Kelas B, excess spread, dan cadangan likuiditas.
Lihat Juga :