Berkat Kesepakatan dengan Importir, Harga Kedelai 100 Hari ke Depan Stabil
Jum'at, 08 Januari 2021 - 23:06 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo telah melaksanakan upaya cepat dalam menstabilkan pasokan dan harga kedelai agar pengrajin tempe dan tahu dapat terus berproduksi. Langkah cepat dalam 100 hari pertama adalah memastikan ketersediaan kedelai harus aman dan tidak terganggu.
Untuk itu, Kementan terus mendorong gerakan stabilisasi pasokan dan harga kedelai. Mekanisme penyaluran dilakukan dengan menggandeng asosiasi importir yang menjual ke pengrajin dengan harga kedelai Rp8.500 per kg. ( Baca juga:Genjot Produksi Kedelai: Bergerak Setelah Masalah Menyeruak )
“Harapannya para pengrajin ini bisa tetap berproduksi, memang ada kenaikan. Dulu harga kedelai 7.000/kg, kemudian naik sampai 9.000 bahkan lebih, dan kini disepakati menjadi 8.500,” ungkap Agung Hendriadi Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan dalam gerakan stabilisasi pasokan dan harga kedelai Jawa Tengah, di Kendal, pada Jumat (08/01/2021).
Dia menyebut, upaya ini sesuai arahan Presiden Jokowi kepada Menteri Pertanian, selain langkah cepat dalam 100 hari untuk stabilisasi pasokan dan harga kedelai, juga diikuti dengan upaya peningkatan produksi dan ketersediaan kedelai dalam negeri. Sehingga untuk selanjutnya, kebutuhan kedelai dapat disuplai secara mandiri.
Untuk itu, Kementan terus mendorong gerakan stabilisasi pasokan dan harga kedelai. Mekanisme penyaluran dilakukan dengan menggandeng asosiasi importir yang menjual ke pengrajin dengan harga kedelai Rp8.500 per kg. ( Baca juga:Genjot Produksi Kedelai: Bergerak Setelah Masalah Menyeruak )
“Harapannya para pengrajin ini bisa tetap berproduksi, memang ada kenaikan. Dulu harga kedelai 7.000/kg, kemudian naik sampai 9.000 bahkan lebih, dan kini disepakati menjadi 8.500,” ungkap Agung Hendriadi Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan dalam gerakan stabilisasi pasokan dan harga kedelai Jawa Tengah, di Kendal, pada Jumat (08/01/2021).
Dia menyebut, upaya ini sesuai arahan Presiden Jokowi kepada Menteri Pertanian, selain langkah cepat dalam 100 hari untuk stabilisasi pasokan dan harga kedelai, juga diikuti dengan upaya peningkatan produksi dan ketersediaan kedelai dalam negeri. Sehingga untuk selanjutnya, kebutuhan kedelai dapat disuplai secara mandiri.
Lihat Juga :