Jokowi Akan Disuntik Vaksin 13 Januari, Saham Farmasi 'Ngetril'

Senin, 11 Januari 2021 - 18:37 WIB
Baca Juga: Menkes Pastikan Presiden Jokowi Divaksinasi COVID-19 Rabu Lusa

Menurut dia, saham farmasi lebih banyak dikuasai pemain besar lokal sehingga momentum ini bisa dimanfaatkan. Meski begitu, dia mengingatkan agar investor jangan terlalu berharap mendapatkan dividen besar pada saham-saham tersebut. Dia menyarankan trading jangka pendek saham farmasi.

"Tentunya tidak ada hubungannya dengan vaksin karena vaksinnya akan dikasih gratis. Jangan harap dapat dividen besar dari KAEF atau INAF karena secara perusahaan, perusahaan ini tidak menghasilkan banyak uang. Vaksinnya pun akan dikasih gratis. Cuma harga sahamnya menarik dinaik-turunkan," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!