Aplikasi MyPertamina Targetkan 50 Juta Pengguna
Kamis, 14 Januari 2021 - 20:19 WIB
Karyawan Telkom memantau ketersediaan BBM SPBU seluruh Indonesia di ruang Telkom Akses Command Center di Tangerang, Kamis(14/1). Foto/Dok.SINDOnews
TANGERANG- PT Pertamina (Persero) menargetkan pengguna aplikasi, MyPertamina mencapai 50 juta hingga akhir tahun 2021. Saat ini, pengguna aplikasi tersebut mencapai 7,6 juta.
“Hingga 31 Desember 2020, MyPertamina mencapai 11,9 juta transaksi dengan nilai pendapatan Rp1,08 triliun,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mas'ud Khamid saat kunjungan ke Telkom Akses Command Center di Tangerang, Kamis (14/1).
Dia menjelaskan, pengguna MyPertamina terus dikejar karena perusahaan BUMN ini ingin mengetahui profil konsumen yang membeli produk Pertamina. "Kita ingin tahu profil pelanggan Pertamina. Puluhan tahun kita telah melayani masyarakat, tapi belum tahu siapa customer kita secara detail. Nah mulai sekarang kita sudah mengetahui profil pelanggan Pertamina. Dan berapa kebutuhan di setiap daerah sudah bisa kita atasi," katanya.
Menurut dia, melalui aplikasi MyPertamina, profiling pengguna BBM nonsubsidi dapat dilakukan. Data ini penting agar perusahaan bisa menyiapkan stok di daerah sesuai dengan kebutuhan konsumen terhadap produk Pertamina yang sering digunakan.
“Hingga 31 Desember 2020, MyPertamina mencapai 11,9 juta transaksi dengan nilai pendapatan Rp1,08 triliun,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mas'ud Khamid saat kunjungan ke Telkom Akses Command Center di Tangerang, Kamis (14/1).
Dia menjelaskan, pengguna MyPertamina terus dikejar karena perusahaan BUMN ini ingin mengetahui profil konsumen yang membeli produk Pertamina. "Kita ingin tahu profil pelanggan Pertamina. Puluhan tahun kita telah melayani masyarakat, tapi belum tahu siapa customer kita secara detail. Nah mulai sekarang kita sudah mengetahui profil pelanggan Pertamina. Dan berapa kebutuhan di setiap daerah sudah bisa kita atasi," katanya.
Menurut dia, melalui aplikasi MyPertamina, profiling pengguna BBM nonsubsidi dapat dilakukan. Data ini penting agar perusahaan bisa menyiapkan stok di daerah sesuai dengan kebutuhan konsumen terhadap produk Pertamina yang sering digunakan.
Lihat Juga :