Bos Pertamina Nicke Widyawati Dinobatkan Sebagai Top CEO 2020
Kamis, 14 Januari 2021 - 13:55 WIB
loading...
Dirut Pertamina Nicke Widyawati. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - The Aramco Trading, perusahaan energi global yang berbasis di Saudi Arabia menobatkan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati sebagai Top CEO 2020. Pada penghargaan bertajuk The Aramco Trading New Silk Road CEO of the Year in 2020 ini, Nicke didapuk sebagai CEO terbaik untuk kategori Energy Refining.
Penobatan Nicke sebagai Top CEO 2020 didasarkan pada penilaian dan kinerja Nicke yang memiliki prestasi luar biasa dalam industri pengolahan migas nasional di tengah tantangan Covid-19 yang melanda dunia.
Nicke juga dinilai memiliki catatan luar biasa dalam membangun kemajuan industri migas serta interkoneksi energi dari Kawasan Timur Tengah ke Asia.
(Baca juga: Giliran Forbes Tempatkan Nicke di Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia )
Nicke Widyawati mengungkapkan, penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras semua pekerja Pertamina. Tahun ini, Pertamina mengalami triple shocks akibat dari pandemi Covid-19, yakni, harga minyak mentah dunia anjlok, penurunan demand BBM dan depresi nilai tukar rupiah terhadap dolar. Namun semua lini usaha Pertamina tetap berlanjut untuk memenuhi target 2020.
"Aspirasi kami adalah menjadi perusahaan energi global yang terkemuka dengan nilai market USD 100 miliar. Kilang-kilang yang ada serta program pengembangan merupakan komitmen kami untuk memenuhi tugas yang dimandatkan oleh Pemerintah dan fokus mendorong pembangunan kilang yang terintegrasi dengan petrokimia," ujar Nicke dalam keterangan tertulis, Kamis (14/1/2021).
(Baca juga: Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik )
Penobatan Nicke sebagai Top CEO 2020 didasarkan pada penilaian dan kinerja Nicke yang memiliki prestasi luar biasa dalam industri pengolahan migas nasional di tengah tantangan Covid-19 yang melanda dunia.
Nicke juga dinilai memiliki catatan luar biasa dalam membangun kemajuan industri migas serta interkoneksi energi dari Kawasan Timur Tengah ke Asia.
(Baca juga: Giliran Forbes Tempatkan Nicke di Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia )
Nicke Widyawati mengungkapkan, penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras semua pekerja Pertamina. Tahun ini, Pertamina mengalami triple shocks akibat dari pandemi Covid-19, yakni, harga minyak mentah dunia anjlok, penurunan demand BBM dan depresi nilai tukar rupiah terhadap dolar. Namun semua lini usaha Pertamina tetap berlanjut untuk memenuhi target 2020.
"Aspirasi kami adalah menjadi perusahaan energi global yang terkemuka dengan nilai market USD 100 miliar. Kilang-kilang yang ada serta program pengembangan merupakan komitmen kami untuk memenuhi tugas yang dimandatkan oleh Pemerintah dan fokus mendorong pembangunan kilang yang terintegrasi dengan petrokimia," ujar Nicke dalam keterangan tertulis, Kamis (14/1/2021).
(Baca juga: Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik )
Lihat Juga :