Diagnostic Lab Utama Resmi Melantai di Bursa Saham
Jum'at, 15 Januari 2021 - 14:40 WIB
Rencananya, sebagian besar dana IPO ini akan digunakan untuk pengembangan usaha. Rinciannya 42,6% untuk pembangunan laboratorium serta pembangunan cabang di Makassar, Surabaya, dan Medan. Ketiga ekspansi ini diharapkan selesai pada 2021.
"Kota-kota ini berhubungan dengan dunia internasional dan pastinya butuh pelayanan laboratorium seperti SWAB dan lainya," jelasnya. Saat ini, perusahaan sudah memiliki 8 cabang yang tersebar dari Padang, Depok, Jakarta, Tangerang Selatan hingga Denpasar.
Baca Juga: Airlangga Berharap Tahun Ini Ada IPO Gede di Bursa RI
Diketahui, dalam IPO tersebut, perseroan melepas sebanyak 250 juta saham baru dengan harga penawaran umum Rp200 per saham. Jumlah tersebut setara 20% dari nilai yang ditempatkan dan disetor perseroan. Saat ini Diagnos merupakan perusahaan klinik laboratorium yang terafiliasi dengan Bundamedik Healthcare System (BMHS).
"Kota-kota ini berhubungan dengan dunia internasional dan pastinya butuh pelayanan laboratorium seperti SWAB dan lainya," jelasnya. Saat ini, perusahaan sudah memiliki 8 cabang yang tersebar dari Padang, Depok, Jakarta, Tangerang Selatan hingga Denpasar.
Baca Juga: Airlangga Berharap Tahun Ini Ada IPO Gede di Bursa RI
Diketahui, dalam IPO tersebut, perseroan melepas sebanyak 250 juta saham baru dengan harga penawaran umum Rp200 per saham. Jumlah tersebut setara 20% dari nilai yang ditempatkan dan disetor perseroan. Saat ini Diagnos merupakan perusahaan klinik laboratorium yang terafiliasi dengan Bundamedik Healthcare System (BMHS).
(fai)
Lihat Juga :