Bos BI Sebut Ada 3 Reformasi Pembayaran Indonesia
Jum'at, 15 Januari 2021 - 16:16 WIB
Gubernur BI Perry Warjiyo. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengapresiasi dukungan seluruh pelaku industri sistem pembayaran dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) terhadap implementasi berbagai inisiatif Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 yang telah bergulir sejak pertengahan 2019, termasuk dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan pentingnya dukungan industri terhadap reformasi pengaturan yang telah ditempuh melalui pengundangan PBI Sistem Pembayaran (PBI No.22/23/PBI/2020) pada 30 Desember 2020 lalu, sebagai landasan hukum yang kuat untuk mengimplementasikan seluruh inisiatif BSPI 2025 guna menata kembali industri sistem pembayaran.
"BI menyampaikan BI akan mendorong kebijakan sistem pembayaran yang diarahkan untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional melalui sinergi erat dengan Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, dan industri," kata Perry di Jakarta, Jumat (15/1/2021).
Baca Juga: Gerak Cepat, BNI Bantu Korban Gempa Mamuju
Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan pentingnya dukungan industri terhadap reformasi pengaturan yang telah ditempuh melalui pengundangan PBI Sistem Pembayaran (PBI No.22/23/PBI/2020) pada 30 Desember 2020 lalu, sebagai landasan hukum yang kuat untuk mengimplementasikan seluruh inisiatif BSPI 2025 guna menata kembali industri sistem pembayaran.
"BI menyampaikan BI akan mendorong kebijakan sistem pembayaran yang diarahkan untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional melalui sinergi erat dengan Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, dan industri," kata Perry di Jakarta, Jumat (15/1/2021).
Baca Juga: Gerak Cepat, BNI Bantu Korban Gempa Mamuju
Lihat Juga :