BI Ungkap Banyak Rumah Tangga Ogah Tambah Utang dari Bank

Senin, 18 Januari 2021 - 13:37 WIB
foto/ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat pembiayaan korporasi terindikasi meningkat pada triwulan I-2021, terutama untuk mendukung aktivitas operasional. Hal ini terindikasi dari saldo bersih tertimbang (SBT) kebutuhan pembiayaan korporasi pada tiga bulan mendatang sebesar 17,1%.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengakatan, kebutuhan pembiayaan terutama terjadi pada sektor industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan. Kebutuhan pembiayaan korporasi tersebut sebagian direncanakan menggunakan kredit bank, namun sebagian lainnya akan dipenuhi dari dana sendiri (laba ditahan). ( Baca juga:Tempe Buat Inflasi Minggu Kedua Januari Tembus 0,38% )



Sementara, terkait pembiayaan lain, seperti rumah tangga, terindikasi sebagian besar rumah tangga (89,7%) masih akan menahan diri untuk melakukan penambahan utang atau kredit bank. Hanya sebesar 10,3% rumah tangga yang melakukan penambahan utang.

"Penambahan pembiayaan yang dilakukan oleh rumah tangga pada 3 dan 6 bulan yang akan datang diindikasikan masih terbatas," kata Erwin di Jakarta, Senin (18/1/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!