Tren Influencer Promosikan Emiten, Pengamat: Tidak Etis!

Selasa, 19 Januari 2021 - 07:39 WIB
“Merekomendasikan boleh. Jangan sampai mempengaruhi harga efek. Itu ada aturannya juga. Ketika harga sama naik terus, tentu bursa akan melakukan suspend karena tidak didasari informasi yang cukup kenapa harga saham naik, katakan emiten belum memberikan informasi. Di sini sudah ada teguran bursa kepada emiten,” tegasnya.

Baca Juga: IHSG Bakal Terbang Lagi, Ayo Gocekan Saham-saham Ini

Di luar isu itu, Riska menjelaskan indek harga saham gabungan (IHSG) tahun ini bisa mencapai 6.800-7.000. Alasannya pasar sudah mengalami optimisme kembali. Ini berbanding terbalik dengan situasi awal-awal pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Kepercayaan ini mulai kembali dengan penyaluran bantuan pemerintah. Dana PEN sendiri meningkat dan menumbuhkan daya beli masyarakat. Walaupun PSBB ketat sekalipun, ekonomi masih bisa jalan. Retail masih tertekan. Usaha lain sudah cukup beradaptasi. Tahun 2021 adaptasi yang cukup baik untuk Indonesia,” pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!