Bos BSI Pede, Empat Tahun Lagi Bank Syariah Hasil Merger Jadi Pemain Global
Selasa, 19 Januari 2021 - 15:09 WIB
Baca Juga: Bulan Depan Bank Syariah Indonesia Siap Tantang Bank-Bank Besar
Pada kesempatan yang sama, Peneliti Senior Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Universitas Indonesia (UI) Banjaran Surya Indrastomo menilai, perbankan syariah bisa menjadi pusat pertumbuhan dengan berbagai inisiatif yang sudah ada. Perbankan syariah juga diharap turut mempromosikan research & development (R&D) di bidang keuangan melalui investasi ke lembaga riset.
“Selama ini OJK dan BI sudah sangat luar biasa untuk mendorong R&D, mungkin Bank Syariah Indonesia boleh lah memiliki lembaga penelitian independen sendiri atau memberi dukungan terhadap R&D," ujar dia.
Lalu, tugas besar BSI untuk bisa menarik likuiditas yang besar dari Timur Tengah dengan aksi korporasi seperti pembukaan cabang (representative office) atau menjadi salah satu backbone untuk mendukung sukuk insurance "Sampai Dubai sehingga dana yang abandon di sana mampu mendorong perekonomian Indonesia,” kata Banjaran.
Pada kesempatan yang sama, Peneliti Senior Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Universitas Indonesia (UI) Banjaran Surya Indrastomo menilai, perbankan syariah bisa menjadi pusat pertumbuhan dengan berbagai inisiatif yang sudah ada. Perbankan syariah juga diharap turut mempromosikan research & development (R&D) di bidang keuangan melalui investasi ke lembaga riset.
“Selama ini OJK dan BI sudah sangat luar biasa untuk mendorong R&D, mungkin Bank Syariah Indonesia boleh lah memiliki lembaga penelitian independen sendiri atau memberi dukungan terhadap R&D," ujar dia.
Lalu, tugas besar BSI untuk bisa menarik likuiditas yang besar dari Timur Tengah dengan aksi korporasi seperti pembukaan cabang (representative office) atau menjadi salah satu backbone untuk mendukung sukuk insurance "Sampai Dubai sehingga dana yang abandon di sana mampu mendorong perekonomian Indonesia,” kata Banjaran.
(nng)
Lihat Juga :