Sinergikan Inovasi dan Operasi, PHM Optimalkan Biaya Produksi Lewat Proyek Locomotive-8

Sabtu, 23 Januari 2021 - 15:30 WIB
Proyek Locomotive-8 tahun ini fokus pada sinergi operasi dan inovasi teknologi hampir di seluruh bidang pekerjaan. Menurut Agus, upaya optimisasi biaya adalah sebuah revolusi bagi PHM untuk tetap menjaga keberlangsungan dan kualitas operasi dan mempertahankan kemampuan berinvestasi dalam jangka panjang.

Dalam rencana kerja dan anggaran (WP&B) 2021, PHM memproyeksikan program kerja agresif, yaitu mengebor 73 sumur pengembangan baik dari rencana Plan of Development (PoD) yang masih berjalan maupun dari rencana PoD baru Operasi Pengembangan Lapangan-Lapangan (OPLL) 2A. PHM juga akan mengerjakan lebih dari 4.000 pekerjaan well service & workover.

"Kami juga akan melanjutkan program optimasi produksi dari sumur yang sudah ada dengan SIBU (Shut in Build Up) dan optimasi fasilitas produksi," katanya.

Baca Juga: GM PHM: Tantangan Kian Berat, Kami Tetap Optimistis

PHM memproyeksikan produksi dalam WP&B 2021 sebanyak 485 MMScfd gas serta minyak dan kondensat 22 Kblpd. Produksi minyak berasal dari dua lapangan, yaitu Bekapai dan Handil. Sedangkan gas berasal dari lapangan-lapangan yang menghasilkan gas yakni Tunu, Peciko, Sisi Nubi, dan South Mahakam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!