Sandiaga Uno Yakin Wisatawan Melonjak Usai Pandemi Lewat
Kamis, 28 Januari 2021 - 18:20 WIB
Baca Juga : Gaduh Soal Wisata Halal, Sandi Minta Jangan Terjebak pada Istilah
Menurut dia, pariwisata dan ekonomi kreatif di 2020 anjlok sangat dalam mencapai 75%. Bahkan, wisata Nusantara hanya 30%. Akan tetapi, pihaknya, yakin setelah pandemi selesai, jumlah wisatawan akan melonjak.
"Jadi saya yakin badai berlalu dan setelah menahan badai kita harus siap menerjang peluang. Nah tahap revival ini penting untuk pulihkan ekonomi. 2021 kita masuk pemulihan. Dan ini berlanjut dengan kehati-hatian. Makanya angka Covid-19 perlu diperhatikan karena mustahil kami revive tanpa atasi aspek kesehatan," tuturnya.
Dia juga menambahkan, semua pihak harus membantu pemerintah dalam 3 hingga 6 bulan ke depan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Tanah Air. ( Baca juga:Sempat Terbang, Pesawat AirAsia Tujuan Tanjung Pandan Kembali ke Bandara Soetta )
"Keberhasilan menekan penyebaran Covid-19 akan membuka lapangan pekerjaan. Kita ingin kenaikan lapangan kerja 3% hingga 4% di pariwisata dan di ekonomi kreatif 2% hingga 3%," tandas dia.
Menurut dia, pariwisata dan ekonomi kreatif di 2020 anjlok sangat dalam mencapai 75%. Bahkan, wisata Nusantara hanya 30%. Akan tetapi, pihaknya, yakin setelah pandemi selesai, jumlah wisatawan akan melonjak.
"Jadi saya yakin badai berlalu dan setelah menahan badai kita harus siap menerjang peluang. Nah tahap revival ini penting untuk pulihkan ekonomi. 2021 kita masuk pemulihan. Dan ini berlanjut dengan kehati-hatian. Makanya angka Covid-19 perlu diperhatikan karena mustahil kami revive tanpa atasi aspek kesehatan," tuturnya.
Dia juga menambahkan, semua pihak harus membantu pemerintah dalam 3 hingga 6 bulan ke depan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Tanah Air. ( Baca juga:Sempat Terbang, Pesawat AirAsia Tujuan Tanjung Pandan Kembali ke Bandara Soetta )
"Keberhasilan menekan penyebaran Covid-19 akan membuka lapangan pekerjaan. Kita ingin kenaikan lapangan kerja 3% hingga 4% di pariwisata dan di ekonomi kreatif 2% hingga 3%," tandas dia.
(uka)
Lihat Juga :