Manufaktur Indonesia Alami Pemulihan di Awal Tahun 2021

Senin, 01 Februari 2021 - 09:06 WIB
Masalah dalam rantai pasokan semakin tampak, dengan kurangnya bahan-bahan yang menyebabkan kenaikan biaya input paling tajam sejak bulan Oktober 2018.

Ekspansi solid dan semakin cepat dalam permintaan baru tercatat selama bulan Januari, dengan kenaikan ketiga pada jumlah bisnis baru yang paling kuat sejak bulan Juli 2014. Naiknya permintaan baru menunjukkan pemulihan permintaan konsumen lebih lanjut. ( Baca juga:BlackBerry Pakai 'Jurus Kungfu' Melawan Mobil Otonom Tesla )

Meski begitu, pesanan ekspor baru kembali turun karena pandemi Covid-19 terus memengaruhi perdagangan ekspor. Turunnya bisnis baru dari luar negeri merupakan yang keempat belas dalam beberapa bulan.

Peningkatan dalam jumlah pesanan baru mendorong kenaikan produksi manufaktur lebih lanjut pada awal tahun 2021. Selain itu, tingkat pertumbuhan merupakan yang paling cepat kedua dalam sejarah survei, tepat di bawah rekor bulan November.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!